Bocah 2 Tahun Diduga Diculik Pengemis, Saat Ditemukan di Alun-alun Sragen Kondisinya Memprihatinkan

Sempat hilang selama dua hari, bocah berusia dua tahun berinisial MY di Sragen, Jawa Tengah ditemukan bersama seorang pengemis. MY diduga diculik oleh seorang pengemis perempuan dan ditemukan di Alun alu Sragen. Saat ditemukan, bocah ini kondisinya cukup memprihatinkan.

Meski demikian si pengemis yang belum diketahui pasti identitasnya itu mengaku tidak menculik MY. Melainkan, ia mengaku menemukan MY di tempat sampah. Diketahui, MY dibawa kabur pengemis tersebut pada Jumat (15/5/2021).

Keluar Rumah Lewat Pintu Belakang MY dan keluarganya adalah warga Solo. Namun saat lebaran, mereka berkunjung ke rumah nenek MY yang ada di Sragen.

Menurut ayah MY, Fajar, di hari kejadian MY sedang nonton televisi bersama sepupunya. Sekitar pukul 10.30 WIB saat suasana lengang, MY keluar rumah lewat pintu belakang tanpa diketahui keluarganya. "Sekitar 10 menit, sepupu saya ke rumah tanya, MY sudah pulang belum ?, saya kaget karena anak saya belum pulang dan langsung kita nyari anak saya," jelas Fajar.

Saat itu pihak keluarga mulai mencari bocah 2 tahun tersebut dan mengumumkan hilangnya MY melalui alat pengeras suara masjid dan juga di media sosial. "Kita share ke Facebook dan Whatsapp, hingga pakai pengeras suara masjid deket rumah," ungkapnya. Setelah mendengar pengumuman itu, tetangga berdatangan dan pihak keluarga mendapatkan informas jika MY dibawa oleh seorang pengemis.

"Habis saya umumin pakai TOA masjid, tetangga ngumpul, barulah ada informasi ada pengemis beberapa waktu lalu lewat," ujarnya. "Bilang ke saya, tetangga bilang ada pengemis enggak bawa orang, tapi tetangga lainya bilang bawa anak dengan ciri ciri yang kita share," lanjutnya. Fajar bercerita salah satu kerabatnya yang bekerja di pasar banyak mengenal pengemis di Sragen.

Ia kemudian membantu melacak keberadaan MY. Dari hasil pelacakan diketahui pengemis tersebut berkeliling Kota Sragen hingga akhirnya MY ditemukan di Alun alun Kota Sragen. "Kebetulan ada kerabat yang jualan di Pasar Bunder Sragen, hafal dan kenal sama pengemis pengemis di Sragen, jadinya langsung melacak anak saya," jelasnya.

"Ketemu di deket Alun alun Sragen, langsung ditangkap pengemis itu sekarang dibawa di Polres Sragen," ungkapnya. Saat ditemukan MY dalam kondisi lemas karena dipaksa jalan selama berjam jam. "Kasihan anak saya, saat ditemukan dalam keadaan keringatan, kepanasan, baju udah enggak karuan, bayangin jalan selama 2 jam an," tegasnya.

Bocah 2 tahun berinisial MY yang diduga diculik pengemis sudah kembali ke rumah neneknya di Kabupaten Sragen. Saat ditemukan, MY dalam keadaan menangis. Sesampainya di rumah, MY langsung dimandikan dan dicek kondisi tubuhnya.

"Sampai rumah, langsung dimandikan, bajunya dilepas semua, dicek nggak ditemukan luka," ujarnya. Selain itu, MY juga segera diberikan air kelapa hijau untuk menetralkan tubuhnya dari sesuatu yang sempat diminum oleh MY. "Diminumin (air) kelapa hijau, takut dikasih racun atau apa, tapi juga nggak batuk dan tidak muntah," tambahnya.

Sri mengaku, cucunya langsung kembali ceria dan tidak mengalami trauma. "Alhamdulillah sehat, tidak ada gangguan tidur, malam harinya langsung ceria, sudah bercanda canda," pungkasnya.

You Might Also Like

Leave a Reply